Tampilkan postingan dengan label bupati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bupati. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Januari 2010

Berkas Dugaan Korupsi Bupati Lampung Timur Segera Dilimpahkan

Berkas kasus dugaan korupsi Bupati Lampung Timur, Satono, segera dilimpahkan oleh Polda Lampung ke Kejaksaan Tinggi, pada pekan depan. "Setelah perayaan Tahun Baru, berkas kasus tersebut rampung, dan kasus dugaan korupsi senilai Rp 120 miliar terkait penyimpanan dana APBD Kabupaten Lampung Timur di BPR Tripanca, dengan tersangka Satono, akan kembali kami limpahkan ke kejaksaan," kata Dirreskrim Polda Lampung, Kombes Darmawan Sutawijaya, di Bandarlampung, Jumat.

Berkas korupsi dengan tersangka Bupati Lampung Timur tersebut, dikembalikan Kejaksaan Tinggi beberapa waktu lalu, dan meminta Polda Lampung untuk melengkapi beberapa kekurangan. "Kami tidak mencantumkan keterangan dari saksi ahli," kata Darmawan.

Dia memastikan, sebagaimana permintaan jaksa, kelengkapan berkas kasus dugaan korupsi itu sudah sangat cukup, kecuali keterangan dari saksi ahli, yang belum dimasukkan oleh penyidik. Darmawan pun mengaku, keterangan saksi ahli dari Bank Indonesia, tentang penjaminan simpanan itu telah berhasil dirangkum oleh penyidik, dan kini berkas tersebut sedang dalam pengerjaan tahap akhir. "Sebenarnya sudah selesai, namun belum bisa diserahkan karena masih dalam suasana libur akhir tahun," kata dia. Dia menyatakan optimistis, bahwa Satono bisa diadili, karena selain keterangan dari saksi ahli, semua bukti dan keterangan tersangka lainnya sudah lebih dari cukup .

Satono dijerat dengan Pasal 23 dan Pasal 12 Undang-undang tindak pidana korupsi, atas upaya penyimpanan APBD kabupaten Lampung Timur pada BPR Tripanca, yang kemudian dinyatakan pailit.

Tim pengacara Satono, Sopian Sitepu and partner, tetap yakin klien mereka tidak bersalah dan status tersangka yang disandang Satono saat ini tidak memiliki dasar kuat, karena pasal yang digunakan polisi untuk menjerat Satono, lemah secara hukum.

http://regional.kompas.com/read/xml/2010/01/01/09215299/berkas.dugaan.korupsi.bupati.lampung.timur.segera.dilimpahkan

Rabu, 30 Desember 2009

Sebar Duit, Cagub Sulut Berkilah Sosialisasi

Praktik sosialisasi dengan menyebar uang dilakukan Vonni Panambunan, salah satu calon gubernur yang akan bertarung dalam Pemilihan Gubernur Sulawesi Utara, Juni mendatang. Dengan menggunakan mobil Jeep mewah, dirinya melemparkan uang ke arah kerumunan warga di tepi jalan yang dilaluinya untuk meraih simpati. Warga yang melihat aksi ini seketika berebutan dan berupaya mengejar kendaraan sang cagub yang juga mantan bupati Minahasa Utara.

Tak hanya dijalan, cagub ini juga mendatangi pasar tradisional dan melakukan aksi yang sama dengan membagi-bagikan uang kepada warga yang sedang berbelanja. Akibatnya ratusan warga langsung berebut mendapatkan lembaran uang pecahan Rp20 ribu.

Meski menolak berkampanye, Vonni Panambunan mengaku sengaja melakukan aksi bagi-bagi uang agar lebih dikenal masyarakat."Ini bukan kampanye, saya hanya membagi kasih. Mau membagi kasih untuk mereka yang tahun baru besok," ujarnya kepada wartawan. Sementara terkait pencalonan dirinya, Vonni mengaku sudah mencalonkan diri. "Sudah. Saya sudah masuk calon gubernur dari partai gabungan. Dan saya hanya membagi-bagi saja, mungkin ada yang belum kenal saya," kilahnya.

Vonni Panambunan selama menjadi bupati Minahasa Utara pernah ditahan KPK selama satu tahun lebih akibat tersandung kasus korupsi pembangunan bandara di Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Rencananya aksi bagi-bagi uang seperti ini akan terus dilakukan Vonni Panambunan dengan berkeliling ke seluruh wilayah hingga menjelang masa pemilihan gubernur nanti. Panwas setempat belum bersikap atas kejadian ini
http://www.krjogja.com/krjogja/news/detail/13448/Sebar.Duit..Cagub.Sulut.Berkilah.Sosialisasi.html.

Senin, 28 Desember 2009

Baliho Ayu Azhari Mulai Berdiri

Baliho artis Ayu Azhari mulai didirikan di sejumlah lokasi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sebagai tanda keseriusannya untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sukabumi pada Mei 2010.Meski Ayu Azhari belum resmi diusulkan sebagai bakal calon (Balon) Wakil Bupati Sukabumi, namun balihonya dalam ukuran besar sudah tampak di Jalan raya Situgunung, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Senin.
Pemasangan gambar Ayu Azhari mengenakan kerudung hitam bersama pasangannya dr H Heriyanto baliho dimulai dari halaman Sekretariat DPC Partai Matahari Bangsa (PMB) Kabupaten Sukabumi di Jalan Raya Situgunung, Kecamatan Kadudampit hingga jalur protokol Sukabumi. "Kami juga akan memasangkan baliho pasangan bakal calon dr Heriyanto-Ayu Azhari di sejumlah lokasi, yakni Cicurug, Parungkuda, Cibadak, Cisaat, Selabintana, Sukaraja dan Sukalarang. Ada sembilan baliho yang akan dipasang," kata Sekretaris DPC PMB Kabupaten Sukabumi Saeful Haq.Menurut dia, sebagai baliho 4 x 3 meter itu akan terus ditambah jumlahnya.
Ia menyebutkan, hingga ini sudah ada lima partai politik yang berkoalisi untuk mendukung pasangan Heriyanto dan Ayu Azhari yakni PDIP, PMB, Partai Pemuda Indonesia (PPI), Partai Kedaulatan (PK) dan Partai demokrasi Pembaruan (PDP). "Kalau PDIP tidak menyetujui Ayu Azhari untuk ikut dalam Pilkada ini, masih ada partai lain yang siap mengusung," katanya seraya enggan berkomentar partai mana yang akan mengusung Ayu Azhari nanti.Saeful menambahkan, Ayu Azhari siap bertarung dan siap menang dalam Pilkada nanti, terlebih lagi Ayu Azhari merupakan publik figur yang sudah dikenal oleh kalangan masyarakat.
http://www.antara.co.id/berita/1261986964/baliho-ayu-azhari-mulai-berdiri

Sabtu, 26 Desember 2009

Ayu Azhari Pede Menangkan Pilbup Sukabumi

Ayu Azhari percaya diri akan memenangkan Pilbup Sukabumi bersama Hery Haryanto. Saat ini, Ayu memang masih menjadi bakal calon (balon) wakil bupati Sukabumi dari PDI Perjuangan. Namun Ayu yakin akan mengungguli kandidat lainnya. "Kebetulan dari internal PDIP tidak ada calon. Beberapa calon yang masuk pun tidak ada yang layak jual, masih di bawah Ayu. Kita yakin terpilih," ujar pengacara Ayu Azhari, Secarpiandy kepada detikcom, Jumat (25/12/2009).
Secarpiandy menjelaskan, Ayu sudah dikenal publik. Hal ini akan meningkatkan perolehan suara partai koalisi PDIP, PDP dan PMB dalam Pilbup yang akan berlangsung pada bulan Mei 2010 nanti. "Kalau mau menang memang harus cari yang sudah terkenal," terangnya.
Menurut Secarpiandy, Ayu juga sudah menyiapkan program untuk bertarung dalam Pilbup Sukabumi. Program ini meliputi perlindungan hukum bagi TKW, pemerataan pendidikan dan kesehatan serta menggandeng investor. "Ayu sering bertanya kenapa Jawa Barat yang punya gunung saja bisa maju, sedangkan Sukabumi yang punya gunung dan punya laut tidak bisa maju?" ujar Secarpiandy menirukan Ayu.
http://www.detiknews.com/read/2009/12/25/150654/1266002/10/ayu-azhari-pede-menangkan-pilbup-sukabumi

Jadi Balon Wabup Sukabumi Grup Dukung Vs Tolak Ayu Azhari Muncul di Facebook

Artis Ayu Azhari menjadi bakal calon (balon) Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi mendampingi Heri Haryanto dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Reaksi pro kontra pun bermunculan di Facebook. Penelusuran detikcom, Sabtu (26/12/2009) grup yang mendukung Ayu Azhari ada 3 kelompok.
Seperti 'AYU AZHARI FOR SUKABUMI'. Grup yang digawangi Rivalghi Noversa danRiki Subagja Mahapatra ini sudah memiliki pengikut 13 orang. "Ayo dukung AYU AZHARI SEBAGAI CALON WAKIL BUPATI SUKABUMI untuk memajukan kota SUKABUMI dalam berbagai bidang seperti : hiburan, pkrjaan, pndidikan, DLL," tulis moderator dalam deskripsi laman situs grupnya.
Grup lainnya yang mendukung pencalonan Ayu Azhari adalah 'Beri Dukungan Ayu Azhari Ikut Pilkada Sukabumi'. Dalam deskripsinya, kelompok yang digawangi Rastin Aguana memajang salah satu berita terbitan ibu kota tentang majunya Ayu menjadi balon wabup. 8 Orang sudah menjadi pengikut di grup ini.
Kelompok lainnya adalah 'AYU Azhari for WAKIL BUPATI SUKABUMI 2010-2015'. Grup ini sudah memiliki 13 anggota. Dukungan mengalir seperti dituliskan Corry Harisyahatullaely, "Ayo maju terus..pasti menang". Juga Ahmad Sobirin yang menuliskan di dinding grup itu, "Ayo..kita dukung Ayu Azhari untuk menjadi lebih baik dan maju...peace."
Sedangkan kelompok yang menolak Ayu Azhari menjadi balon Wabup Sukabumi hanya terpantau satu kelompok saja. Namun, pengikutnya lebih banyak dibanding 3 kelompok pendukung Ayu. Hingga pukul 06.20 WIB, sudah ada 39 pengikut. 'TOLAK "AYU AZHARI" MENJADI BALON WABUP KABUPATEN SUKABUMI' demikian nama kelompok itu. Dalam deskripsinya, moderator kelompok ini mempertanyakan kompetensi dan kapasitas Ayu menjadi bakal calon pemimpin pemerintahan di Sukabumi. "Namun seorang Ayu Azhari mencalonkan diri menjadi Wabup Sukabumi? Apa jadinya Kabupaten Sukabumi? Reputasi yang kita nilai sama sekali tidak mendukung dari seorang Ayu Azhari untuk menjadi pejabat publik. Kami sebagai warga Sukabumi merasa sangat terhina.." tulis moderator grup.
Semua anggota grup ini mengkritik langkah Ayu itu. "Apa PDIP gak punya seorang calon yang lebih pantas gitu? Rasanya orang Sukabumi asli masih banyak banget yang pantas dicalonin jadi wabup..," tutur Yati Suciati. Nah, yang mana pilihan Anda?
http://www.detiknews.com/read/2009/12/26/063539/1266084/10/grup-dukung-vs-tolak-ayu-azhari-muncul-di-facebook