Selasa, 22 Desember 2009

Ketua Komisi D Tak Setuju Kunker ke Belanda

Rencana Komisi D (Pembangunan) DPRD Jatim ngelencer yang dikemas dengan cara studi banding ke negara Belanda masih terjadi pro dan kontra di internal komisi D. Ada sebagian anggota komisi yang tidak setuju jika alasan kepergian tidak jelas targetnya.

Menurut ketua Komisi D Bambang Suhartono, penolakan ngelencer ke negeri ‘kincir angin’ karena selama ini belum ada pembahasan agenda dan kebutuhan ke sana. Ide itu, lanjut Bambang, hanya inisiatif pribadi anggota.”Lapo adoh-adoh mrono nek ga onok kepentingane (mengapa jauh-jauh ke sana kalau tidak ada target penting-Red),” kata Bambang saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/12).

Bambang yang juga bakal calon bupati Gresik periode 2010-2015 ini mempersilakan bagi anggotanya yang ingin ke sana, tapi atas nama pribadi. Ia melarang kalau menggunakan nama komisi sebagai alat untuk berangkat ngelencer.

Anggota Komisi D, Tjutjuk Sunario mengungkapkan, studi banding ke luar negeri akan dilakukan pada tahun 2010. Saat ini, tidak ada anggaran kunker ke luar negeri. ”Kunjungan ke luar negeri itu diperbolehkan pada anggaran tahun depan, sekarang tidak ada anggaran untuk ke sana,” kata Tjuktjuk Sunario, anggota Komisi D melalui ponselnya, Senin (21/12).

Senada dengan Tjutjuk, anggota Komisi D lainnya, Irwan Setiawan dari Fraksi PKS mengaku telah mendengar pembicaraan studi banding ke Belanda. Tapi, wacana itu masih dalam kapasitas individu anggota. Menurut Irwan, agenda studi banding ke Belanda diperlukan dalam rangka mempelajari sistem irigasi yang ada di sana.”Kalau memang dibutuhkan, kemungkinan 2010 ke sana,” kata Irwan yang ditemui di ruang Fraksi PKS DPRD Jatim.

http://www.surya.co.id/2009/12/22/ketua-komisi-d-tak-setuju-kunker-ke-belanda.html#comment-40656

Tidak ada komentar:

Posting Komentar