Rabu, 30 Desember 2009

Salon Kecantikan Disweeping

Pascapenangkapan dokter silikon, Warsono alias Harista alias Mami Har, anggota Reskrim Idik IV (Tipiter) men-sweeping salon kecantikan di beberapa wilayah Polwiltabes Surabaya. Pasalnya, diduga masih banyak salon yang menyediakan jasa penyuntikan silikon yang dilakukan pemilik salon.

Di wilayah Sukolilo ada sekitar tiga salon kecantikan yang menyediakan jasa mempermak wajah. Dimana tepatnya, penyidik tidak mau menyebutkan karena akan dikembangkan. “Jangan disebutkan, itu masih kami selidiki,” kata Kasat Reskrim Polwiltabes Surabaya AKBP Susanto didampingi Kanit Idik IV AKP Slamet Hariyanto, Selasa (29/12).

Polisi tidak hanya ubek-ubek daerah Sukolilo saja. Tetapi penyidik juga mensweeping di wilayah Surabaya Timur, Utara, Selatan, Tanjung Perak, Sidoarjo dan Gresik. Penyisiran yang dilakukan itu bertujuan supaya masyarakat tidak menggunakan silikon untuk mempermak wajahnya. Mengingat, silikon cair itu bisa menimbulkan penyakit kanker karena masuk ke pembuluh darah. “Masyarakat jangan sampai terpengaruh dengan hal-hal yang begitu. Efeknya kan ke tubuhnya sendiri,” jelas AKP Slamet.

AKP Slamet mencontohkan, Mami Har adalah korban suntik silikon yang dilakukan oleh temannya. Wajahnya rusak, pipi, hidung, dagunya membesar. Matanya tertarik ke bawah hingga kelihatan sayu. “Dari contoh yang ada masyarakat supaya tidak terpengaruh. Syukuri saja apa yang diberikan Allah,” ungkapnya.

Kapolwiltabes Surabaya Kombes Pol Drs Ike Edwin mendukung upaya yang dilakukan anak buahnya. Karena penyuntikan silikon bisa membahayakan tubuh si penderita misalnya kanker. “Waktu saya menjadi Kasat Reskrim Polwiltabes, pernah mengungkap. Kalau tidak salah yang pertama kali,” jelasnya.

Sewaktu menangani korban suntik silikon, Ike Edwin mengaku kasihan karena wajahnya tidak semulus dulu lagi. Ada yang dekat matanya sampai benjol dan hidungnya ada yang membesar. “Tidak hanya masyarakat umum saja yang menggunakan suntik silikon. Istri polisi juga ada yang menyuntikkan di dagu. Katanya biar cantik biar dagunya seperti seperti perut tawon,” tuturnya kepada Surya.

Seperti diberitakan, Mami Har ditangkap anggota Reskrim Idik IV saat menyuntikkan silikon di hidung pasien bernama Ida di salonnya Jl Klampis Semalang III. Sesuai pengakuan tersangka, silikon itu diperoleh dari temannya sesama waria di Jakarta. Silikon sebanyak 50 cc itu dibeli Rp 400.000 dan disuntikkan lagi ke pasien dengan spet kecil Rp 150.000
http://www.surya.co.id/2009/12/30/salon-kecantikan-disweeping.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar