Rabu, 10 Februari 2010

ABG Korban Facebook Ngaku Bersebadan 3 Kali

Setelah dibawa kabur pacar yang dikenalnya lewat Facebook sejak, Sabtu (6/2), akhirnya Marieta Nova Triani, 13, ditemukan polisi, Selasa (9/2) dini hari. Siswi kelas dua sebuah SMP Negeri di Sidoarjo itu ditemukan bersama pacarnya, Febriari alias Ari Power, 18, di dekat Restoran Nelayan, Tangerang. “Kami temukan mereka di kawasan Jatiuwung Tanggerang dini hari,” kata Kombes Boy Rafli Amar, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Selasa (9/2).

Selama tiga hari itu, Nova pergi jalan-jalan bersama Ari lalu menginap di rumah orangtua Ari di Cijeruk, Serang. “Orangtua Ari sempat keberatan ketika dia membawa perempuan ke rumah dan menginap,” ucap dia. Pada Senin (8/2) malam, lanjut Boy, Nova ingin pulang ke rumah salah satu keluarganya di Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, tempat awal Nova sebelum dibawa kabur. Sebelum menuju BSD, Ari mengajak Nova singgah ke rumah neneknya di daerah Tangerang. Saat itulah, keduanya ditemukan polisi.

Boy menjelaskan, setelah ditemukan, Nova yang masih berusia 13 tahun itu langsung menjalani visum di RS Cipto Mangunkusumo. Setelah itu, keponakan anggota DPR dari Fraksi PDIP Yosef Umar Hadi tersebut bersama kekasihnya, Febriari alias Ari Power diperiksa di Polda Metro Jaya. “Perkenalan keduanya dari Facebook,” ucap Boy. Selang satu jam setelah penemuan itu, kedua orangtua Nova, Heri Kristiono, 46, dan Sri Wahyuni, 47, tiba di Polda. “Kita bersyukur anak saya telah kembali lagi,” ujar Heri Kristiono.

Nama Ari disebut oleh Heri Kristiono, sebagai orang yang diduga membawa Nova dari kediaman keluarganya di BSD Tangerang, saat keluarga asal Perumahan Magersari Permai Blok E/2, Sidoarjo itu menghadiri pesta pernikahan salah satu pamannya.

Ari diketahui pernah mengirim SMS dan pesan tertulis dalam Facebook untuk bertemu dengan Nova. Ari menggunakan akun bernama ‘Arie Power’. Dalam Facebook-nya terdapat foto-foto Nova yang diberi nama sebagai ‘bundaqw’. Ari juga membuat status ‘Married’ di Facebook-nya mulai tanggal 20 Januari 2010. Keduanya kenal pertama kali di Facebook sejak November 2008 dan sepakat untuk bertemu dan jalan berdua saat Nova berada di Tangerang. Setelah ditemukan, Nova dan Ari kemudian dibawa ke Polda Metro, pukul 01.51 WIB, Selasa.

Dari pemeriksaan, akhirnya polisi menetapkan Ari sebagai tersangka dengan pasal membawa lari anak di bawah umur tanpa izin orangtua. Kombes Boy Rafli mengatakan, berdasarkan pengakuannya, selama dibawa kabur itu Nova telah melakukan hubungan badan dengan Ari tiga kali Namun, pihaknya belum dapat memastikan apakah ketiga hubungan badan itu dilakukan dengan paksaan atau tidak.

Pengakuan sama juga diberikan Ari. “Tersangka (Ari) mengaku telah tiga kali melakukan hubungan badan dengan korban di rumah ibunya di Serang,” ujar Boy Rafli. Ari mengaku suka sama suka saat membawa Nova kabur. “Kita suka sama suka,” ujar anak band protolan kelas II sebuah SMK di Tangerang ini saat ditanya di Ditreskrimum Polda.

Selasa siang, orangtua Nova, Heri Kristiono dan Sri Wahyuni, terlihat di dalam ruang penyidik. Nova yang mengenakan baju terusan batik dan kaos hitam terlihat bersandar di pelukan sang ayah. Wajahnya tampak lelah dan sesekali meletakkan kepalanya di atas meja.

Sedangkan Ari duduk di kursi berbatas 1 meja dengan Nova dan keluarganya. Remaja ini tampak bertopang dagu dan menutupi wajahnya. Mata dan hidungnya memerah seperti habis menangis. Setelah pemeriksaan cukup, Nova dan keluarga diperbolehkan meninggalkan Polda. Sedangkan Ari telah dipindahkan ke Polda Banten untuk penanganan selanjutnya. Menurut Boy, dengan Pasal 332 KUHP serta UU Perlindungan Anak No 23/2003 tentang membawa lari anak di bawah umur, Ari terancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Hobi Modeling

Meski Nova sudah ditemukan, namun keluarganya belum kembali ke rumah mereka di Perum Magersari Permai E/2 Sidoarjo. Hingga Selasa (9/2) siang, rumah ini hanya ditunggui kakak Nova, Christina Wahyuningtyas, 18, dan dua kerabat dekatnya. “Tapi kami sudah dapat kabar kalau adik sudah ketemu,“ kata Christina, Selasa (9/2).

Kabar itu diterima Christina melalui SMS yang dikirim ayahnya, Heru Kristion. Kakak kedua Nova ini mengaku tak banyak tahu drama ditemukannya Nova yang minggat bersama pacarnya itu. Mahasiswi PTN ini hanya bercerita jika sang ayah sempat menelepon bahwa dia tengah menyanggong keberadaan Nova dan pacarnya di sebuah tempat. Setelah Nova ketemu, sang ayah hanya mengatakan akan segera pulang ke Sidoarjo jika urusannya sudah selesai.

Ditanya keseharian Nova, Christin mengaku adiknya tergolong pendiam. Hampir tak pernah ada teman sekolahnya yang bermain ke rumah mereka. Christin menyatakan, meski pendiam, adiknya dikenal hobi modeling. Beberapa kali adiknya itu sempat menjuarai sejumlah even model di Sidoarjo dan Surabaya. “Piagamnya banyak mas,“ ungkapnya. Jati diri korban semasa di sekolah juga tak banyak terungkap

http://www.surya.co.id/2010/02/10/abg-korban-facebook-ngaku-bersebadan-3-kali.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar